7 Cara Sederhana untuk Mencegah Darah Tinggi (Hipertensi)

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Hal ini berlaku juga untuk kondisi tekanan darah tinggi yang telah menjadi penyebab utama dari tingginya angka kematian di dunia. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah gangguan kesehatan yang sering kali telat dideteksi dan suka diremehkan. Padahal, dari tekanan darah tinggi Anda dapat mengalami berbagai penyakit kronis lainnya.

Namun tenang, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah hipertensi.

Lakukan 7 cara ini jika ingin mencegah hipertensi

1. Mengubah pola makan

diet hati

Pola makan yang buruk sangat mungkin menyebabkan tekanan darah melonjak. Maka itu, Anda harus mengurangi makanan yang tinggi natrium yang banyak terkandung dalam garam dapur serta makanan olahan, supaya tekanan darah tetap normal.

Sebaliknya, untuk mencegah hipertensi Anda dapat memilih makanan yang tinggi kalium yang dapat membantu menjaga tekanan darah stabil. Kalium dapat Anda temukan dalam kentang, pisang, alpukat, ikan, dan susu.

Tak hanya itu, makanan rendah lemak serta makanan berserat seperti buah-buahan, sayur, serta biji-bijian utuh juga dianjurkan untuk dikonsumsi.

Saat ini sudah ada beberapa jenis diet yang ditujukan untuk orang yang memiliki darah tinggi, seperti diet DASH. Dengan menerapkan diet ini, Anda harus mengonsumsi asupan serat yang tinggi, sumber protein dengan kandungan lemak yang rendah, membatasi natrium, serta menghindari makanan dengan kolesterol tinggi.

Jangan lupa juga untuk minum air putih yang cukup, karena kekurangan cairan akan memengaruhi jumlah natrium di dalam tubuh.

2. Olahraga rutin

Jangan membayangkan Anda harus menjadi seorang atlet untuk bisa berolahraga rutin. Saat ini olahraga sudah jadi kebutuhan semua orang karena dapat menjaga kesehatan tubuh secara umum, termasuk mencegah hipertensi.

Faktanya, orang yang berolahraga rutin memiliki risiko hipertensi yang lebih rendah ketimbang yang tidak melakukan olahraga sama sekali.

Untuk menjaga tekanan darah tetap normal, sebaiknya lakukan olahraga selama 2 jam hingga 30 menit per minggu. Tak perlu olahraga yang terlalu sulit, cukup jalan santai, jogging, atau bersepeda saja sudah dapat mencegah hipertensi.

Sementara anak-anak dan remaja dianjurkan untuk berolahraga selama satu jam setiap hari supaya tubuhnya tetap bugar dan terhindar dari risiko hipertensi.

3. Jaga berat badan ideal

diet yang ampuh

Faktanya, orang yang memiliki berat badan berlebih, entah itu overweight atau obesitas mempunyai 2 sampai 6 kali peluang lebih besar mengalami hipertensi. Oleh karena itu, usahakan untuk menjaga berat badan tetap ideal, karena tak hanya bisa mencegah hipertensi tapi dengan begitu Anda bisa menurunkan berbagai risiko penyakit lainnya.

Mulai sekarang, ubah gaya hidup Anda supaya berat badan turun dan akhirnya berada di angka yang ideal. Mengurangi sekitar 4-5 kg berat badan yang berlebih, sudah dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

4. Mengurangi minum alkohol

Terlalu banyak dan sering minum alkohol dapat membuat tekanan darah melonjak. Tak hanya itu, kebanyakan minuman beralkohol memiliki kandungan kalori yang tinggi dan bisa menyebabkan berat badan juga naik.

5. Berhenti merokok

bahaya rokok

Hipertensi adalah salah satu efek samping buruk yang bisa ditimbulkan dari kebiasaan merokok. Merokok juga dapat membuat Anda terkena berbagai penyakit kronis seperti stroke, penyakit jantung, dan serangan jantung.

Jadi, hentikan kebiasaan merokok Anda mulai sekarang.

6. Kelola stres dengan baik

Stres dapat membuat tekanan darah naik sesaat. Namun, jika Anda tidak mengelola stres dengan baik maka tekanan darah akan terus tinggi dan bisa menimbulkan kondisi hipertensi.

Stres memang wajar terjadi, tapi yang paling penting bagaimana Anda mengelolanya dengan baik. Lakukan hal-hal yang bisa membuat Anda rileks, seperti mendengarkan musik, meditasi, atau yoga.

7. Cek tekanan darah secara berkala

tekanan darah rendah

Memeriksa tekanan darah dengan rutin itu penting dilakukan, karena dengan begitu Anda dapat mengetahui apakah tekanan darah Anda normal atau tidak. Anda dapat memeriksa tekanan darah di rumah atau dengan bantuan tim medis.

Bila hasil tekanan darah Anda di antara 120-139/80-89 mmHG, ini tandanya Anda mengalami prehipertensi. Kondisi ini sangat mungkin menyebabkan hipertensi, meski begitu tetap bisa dicegah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Berikan Komentar

Alamat Email Anda akan kami rahasiakan Isi kolom yang sebenarnya