Kerupuk, manfaat dan Bahayanya

Manfaat Kerupuk yang Jarang Diketahui (Disertai Kandungan Gizi Kerupuk)

Kerupuk adalah makanan pendamping yang sering dikonsumsi dan digemari hampir setiap orang. Salah satu kerupuk yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah kerupuk uyel atau kerupuk kaleng yang bisa dibeli di warung kelontong atau tersedia di warung makan. Namun masih ada banyak jenis kerupuk, seperti kerupuk udang, kerupuk bawang dan berbagai jenis kerupuk lainnya. Meski makanan pendamping, adakah manfaat kerupuk bagi kesehatan tubuh? Selengkapnya simak penjelasan kandungan nutrisi kerupuk dan manfaat makan kerupuk di bawah ini.

Kandungan Gizi Kerupuk
Berikut ini kandungan nutrisi dari berbagai jenis kerupuk yang sering dikonsumsi sebagai camilan atau pendamping makanan:

1. Kerupuk makanan ringan
Satu kerupuk bundar mengandung kalori 15 kkal, lemak 0,76 gram, karbohidrat 1,83 gram, dan protein 0,22 gram.

2. Kerupuk udang
Satu kerupuk udang berukuran sedang mengandung kalori 35 kkal, lemak 2,29 gram, karbohidrat 3,26 gram, dan protein 0,43 gram.

3. Kerupuk beras
Satu kerupuk beras mengandung kalori 12 kkal, lemak 0,17 gram, karb 2,23 gram, protein 0,20 gram

4. Kerupuk asin
Satu kerupuk asin mengandung kalori 13 kkal, lemak 0,34 gram, karbohidrat 2,13 gram, dan protein 0,28g.

5. Kerupuk kemplang panggang
Satu porsi (20g) kerupuk kemplang mengandung kalori 70 kkal, lemak 0,00 gram, karbohidrat 16,00 gram, dan protein 2,00 gram.

6. Kerupuk kulit kerbau
Satu porsi (100 gram) kerupuk kulit mengandung kalori 422 kkal, lemak 4,00 gram, karbohidrat 0,00 gram, dan protein 83,00 gram.

Selain itu, dalam 5 gram kerupuk udang mengandung kalsium 14,9 mg, fosfor 337 mg, zat besi 0,06 mg, dan vitamin B1 0,01 mg.

Berbagai jenis kerupuk dibuat dari tepung tapioka, tepung terigu, tepung beras, ikan, bumbu penyedap, garam, bawang putih, gula, merica, air, dan minyak. Semua bahan ini dicampur lalu dicetak menjadi adonan kecil-kecil sebelum dijemur di bawah terik matahari dan digoreng dengan minyak panas atau dipanggang.

Manfaat Kerupuk bagi Kesehatan
Meskipun pendamping makan, manfaat makan kerupuk ternyata baik untuk kesehatan. Nah, ini dia berbagai manfaat kerupuk yang dihimpun dari berbagai sumber, di antaranya:

1. Menyehatkan gigi
Berkat kandungan gizi kerupuk seperti kalsium dan fosfor (terutama kerupuk udang), manfaat makan kerupuk dapat membantu memperkuat gigi. Tidak hanya itu, sering mengonsumsi kerupuk juga bisa membantu pertumbuhan gigi.

2. Menjaga kesehatan tulang
Selain menguatkan gigi, manfaat kerupuk ternyata juga mampu menjaga kesehatan tulang berkat kandungan kalsium dan fosfor yang ada di dalam kerupuk. Tentu khasiat ini dapat mencegah Anda dari pengeroposan tulang.

3. Meningkatkan energi
Meski terdengar aneh karena kerupuk adalah makanan yang tergolong ringan, manfaat makan kerupuk ternyata dapat menambah energi karena di dalamnya mengandung banyak protein dan karbohidrat. Kedua kandungan gizi kerupuk inilah yang dapat membantu pembentukan energi.

4. Membantu meredakan rasa pedas di mulut
Kepedasan? Mulai sekarang tidak hanya minum air yang dapat meredakan rasa pedas di mulut, Anda bisa segera makan kerupuk. Ini berkat kandungan minyak dalam kerupuk. Ketika Anda mengunyahnya, minyak dalam kerupuk akan melumasi yang dapat membantu menetralisir rasa pedas pada mulut.

5. Mengingkatkan massa otot
Sementara bagi Anda yang ingin membentuk badan atau menambah masa otot, sertakan kerupuk setiap kali Anda makan berat, karena manfaat kerupuk bisa membentuk otot Anda. Itu karena kandungn protein dalam kerupuk udang atau kerupuk ikan, yang dapat membantu menambah masa otot menjedi kekar.

Meskipun mengandung protein, anda tetap mengonsumsi makanan berprotein lainnya dari sepeti protein hewani dan nabati, seperti daging dan kacang-kacangan.

6. Mengatasi maag
Satu lagi yang tebilang unik dan aneh, ketika maag menyerang tiba-tiba, Anda bisa mengatasinya dengan makan kerupuk kulit.

Meski belum diketahui kebenarannya, namun tidak sedikit orang yang meyakini bahwa manfaat makan kerupuk dapat mengatasi maag. Namun, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencoba tips ini.

Tips Makan Kerupuk yang Sehat untuk Tubuh
Kerupuk yang diproduksi oleh pabrik dan diedarkan dalam bentuk matang mungkin cukup berisiko karena cara menggorengnya, meski bisa dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Agar risiko yang ditimbulkan oleh kerupuk tidak terjadi, Anda disarankan untuk membeli kerupuk mentah dan menggorengnya sendiri dengan minyak terbaik, misal menggunakan minyak kelapa bukan minyak kelapa sawit.

Selain itu, untuk mendapatkan nutrisi, pilihlah kerupuk yang menggunakan bahan baku dari ikan atau udang. Kerupuk jenis ini masih memiliki kandungan protein yang bermanfaat untuk tubuh. Anda bisa mengonsumsi kerupuk udang atau kerupuk ikan ini sebagai pendamping makanan.

Adakah risiko makan kerupuk terlalu banyak?
Masyarakat Indonesia sangat mengemari atau bisa dibilang pecinta kerupuk. Bahkan, hampir setiap orang merasa tidak lengkap jika makan tanpa adanya kerupuk. Mengingat banyak orang hampir setiap hari makan kerupuk, Anda harus mempertimbangkan dampak butuknya bila terlalu berlebihan makan kerupuk. Lantas apa saja bahaya terlalu banyak makan kerupuk?

Nah, berikut ini beberapa dampak buruk yang patut Anda waspadai bila terlalu banyak makan kerupuk:

1. Hipertensi
Kerupuk mengandung minyak, natrium (garam), penyedap. Bila dikonsumsi berlebihan tentu akan membuat Anda beresiko terkena tekanan darah tinggi (hipertensi).

2. Berisiko Obesitas

Selain minyak, kerupuk juga mengandung kalori dan lemak. Inilah alasan yang membuat Anda berisiko mengalami obesitas bila berlebihan makan kerupuk.

3. Gagal ginjal
Terlalu banyak makan kerupuk juga berisiko mengalami gagal ginjal akibat ginjal bekerja terlalu keras, karena tidak sedikit kandungan yang berdampak buruk dari kerupuk.

4. Kerusakan otak
Selain kandungan dalam kerupuk, ada bahan tambahan lain yakni pewarna kerupuk. Mungkin Anda sering menemukan atau bahkan pernah mengongumsi kerupuk yang memiliki berbagai macam warna.

Kerupuk yang memiliki macam-macam warna ternyata mengandung bahan kimia yang dapat memicu kerusakan pada otak dan pusat koordinasi tubuh.

Jadi, pilihlah kerupuk yang menggunakan pewarna makanan yang aman bagi tubuh, atau pilihlah kerupuk yang tidak memiliki warna.

5. Kanker
Tak kalah berbahayanya, berlebihan makan kerupuk yang berwarna juga berisiko kanker! Ini karena zat pewarna berbahaya yang bersifak karsinogen atau pemiocu kanker.

Nah, itu dia manfaat makan kerupuk dan bahayanya bila terlalu banyak mengonsumsi kerupuk. Ingat, jangat terlalu banyak atau berlebihan makan kerupuk ya, karena yang berlebihan itu selalu tidak baik ya.                                          Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Tim Gizi RS Nirmala Suri 0271-592192

Sumber : Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Berikan Komentar

Alamat Email Anda akan kami rahasiakan Isi kolom yang sebenarnya