Makanan Untuk Program Hamil Yang Sukses

Makanan untuk program hamil memiliki peran yang cukup besar dalam persiapan menuju kehamilan. Dengan mengonsumsi makanan untuk program hamil berikut ini, calon ibu bisa mempersiapkan diri agar tubuh selalu sehat hingga calon bayi datang.

Setelah menikah, sebagian besar pasangan pasti ingin segera menimang anak. Salah satu tip yang dianjurkan agar cepat hamil adalah dengan mengonsumsi makanan sehat untuk program hamil. Kesempatan untuk bisa hamil akan meningkat, jika kedua belah pasangan selalu menjalani pola makan sehat dan seimbang. Mengonsumsi makanan sehat dan suplemen asam folat juga bisa mengurangi risiko cacat pada Si Kecil nanti.

 

Pilihan Asupan agar Program Hamil Sukses

Berikut beberapa makanan untuk program hamil yang sukses.

Protein

Protein membantu memperbaiki sel tubuh yang rusak dan memproduksi asam amino. Asam amino ini merupakan pembangun atau pendukung pertumbuhan sel tubuh Anda dan Si Kecil. Selain itu, protein juga meningkatkan jumlah darah dalam tubuh, serta membantu jaringan rahim dan payudara berkembang selama Anda hamil nanti. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi 75-100 gram protein setiap harinya. Asupan makanan untuk program hamil harian ini bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi boga bahari (seafood), telur, susu, keju, yogurt, kacang-kacangan, kacang kedelai, daging merah dan daging putih.

Karbohidrat

Karbohidrat merupakan energi yang penting. Namun jangan sampai Anda salah pilih jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Pilihlah makanan untuk program hamil ini yang berasal dari gandum utuh, buah-buahan, kentang, oatmeal, beras merah, dan sayuran yang juga mengandung banyak serat.

Vitamin

Memenuhi asupan vitamin harian sangat penting bagi tubuh, terlebih lagi jika Anda dan pasangan ingin segera memiliki momongan. Dari vitamin A sampai vitamin E makanan untuk program hamil ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda.

  • Vitamin A
    Vitamin ini membantu pertumbuhan gigi dan tulang. Sumber: wortel, bayam, hati, brokoli, sayuran yang berwarna kuning dan hijau.
  • Vitamin B1
    Vitamin ini mengatur sistem saraf dan meningkatkan energi. Sumber: gandum utuh, telur, nasi, sayuran, kacang-kacangan.
  • Vitamin B2
    Kandungan vitamin B2 membantu menyehatkan kulit dan mata. Sumber: daging merah, unggas, ikan, telur, produk olahan susu.
  • Vitamin B3
    Untuk meningkatkan kesehatan pencernaan, saraf, dan kulit. Sumber: kacang, telur, ikan, daging merah, susu.
  • Vitamin B6
    Kandungan ini membantu produksi sel darah merah. Sumber: hati, daging merah, ikan, ayam, kacang kedelai, wortel, bayam, pisang, brokoli.
  • Vitamin B12
    Vitamin ini penting untuk pembentukan DNA dan dapat membantu mencegah cacat tabung saraf (spina bifida). Sumber: ikan, kerang, daging merah, telur, produk olahan susu, daging ayam, dan

Mineral

Jangan sampai melupakan mengonsumsi mineral sebagai makanan untuk program hamil Anda. Berikut ini adalah fungsi mineral bagi tubuh.

  • Kalsium
    Kandungan ini berfungsi membantu fungsi saraf dan otot, mencegah penggumpalan darah, dan menyehatkan gigi dan tulang. Sumber: susu, keju, yogurt, ikan, dan sayuran berdaun hijau.
  • Zat besi
    Ini untuk membantu mencegah Si Kecil terlahir prematur atau lahir dengan berat badan yang kurang. Zat besi juga ikut membantu produksi hemoglobin. Anda bisa mendapatkan zat besi dengan makan daging merah, bayam, dan kacang-kacangan.
  • Zinc atau seng
    Menurut American Pregnancy Associationzinc memengaruhi ovulasi dan kesuburan pada wanita, serta produksi mani dan testosteron pada pria. Makanan yang kaya akan zinc antara lain adalah daging merah, daging unggas, kerang, kacang-kacangan, gandum utuh, dan produk olahan susu.

Lemak

Tidak semua lemak itu jahat dan berbahaya bagi tubuh. Ada beberapa lemak baik yang justru sangat penting dikonsumsi sebagai makanan untuk program hamil. Misalnya saja, asam lemak omega-3 dan omega-6. Kedua asam lemak tersebut diperlukan guna membantu perkembangan dan kesehatan bayi kelak. Lemak membantu pertumbuhan dan perkembangan plasenta serta berbagai jaringan tubuh janin, seperti otak dan mata Si Kecil.  Bahkan menurut penelitian, ada lemak yang dapat membantu mencegah Si Kecil terlahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah. Lemak baik tersebut bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi ikan laut, minyak canola, minyak kacang, dan minyak kedelai.

Asam Folat

Ini adalah nutrisi dari makanan untuk program hamil yang paling penting. Kenapa? Mengonsumsi asam folat sebelum dan selama Anda hamil mampu menurunkan risiko cacat tabung saraf pada Si Kecil hingga 70%. Tak hanya itu, asam folat juga diduga membantu mengurangi risiko preeklamsia dan menurunkan risiko Si Kecil menderita cacat jantung, bibir sumbing, dan kelainan pembentukan mulut.

Untuk mempersiapkan kehamilan dan selama hamil, Anda disarankan mengonsumsi suplemen asam folat dengan dosis 400 mcg per hari. Asam folat ini juga terkandung dalam kacang-kacangan, kacang polong, alpukat, sayuran berdaun hijau tua (bayam, brokoli, asparagus), dan jeruk.

Perlu Anda ketahui jika mengonsumsi berbagai makanan di atas tidak lantas membuat Anda langsung hamil. Nutrisi dari makanan tersebut berfungsi menjaga atau mempersiapkan tubuh Anda agar selalu sehat dan bisa menjadi rumah yang baik bagi calon bayi kelak. Agar bisa cepat mengandung, selain makan berbagai nutrisi tersebut, Anda dan pasangan juga harus melakukan beberapa hal berikut:

  • Menemui dokter kandungan secara berkala guna mengetahui apakah ada masalah terkait kesehatan reproduksi atau tidak.
  • Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol.
  • Pantau kapan masa subur
  • Rutin berhubungan seks, terutama pada masa subur.

Semoga dengan menerapkan berbagai langkah di atas, Anda dan pasangan bisa segera menimang bayi yang lucu dan sehat. Makanan untuk program hamil tetap harus didukung dengan gaya hidup sehat.

Berikan Komentar

Alamat Email Anda akan kami rahasiakan Isi kolom yang sebenarnya