Seiring perkembangan zaman, banyak orang tua yang meninggalkan budaya mendongeng untuk anak. Kini, para orang tua lebih memanfaatkan teknologi digital untuk menghibur buah hati mereka daripada mendongeng menggunakan buku bacaan. Padahal, dongeng yang dikisahkan langsung dari mulut orang tua merupakan hiburan yang tepat untuk anak.

Selain menghibur, membacakan dongeng anak juga memiliki banyak manfaat yang bisa membantu tumbuh kembang anak di masa mendatang.

manfaat dongeng bagi perkembangan si kecil - alodokter

Segudang Manfaat Dongeng

Tidak ada istilah terlalu dini dalam hal mendongeng. Saat Si Kecil masih dalam kandungan pun, aktivitas ini sudah bisa Anda lakukan. Ketika Si Kecil sudah lahir, lebih baik untuk melanjutkan kebiasaan baik ini.

Memang benar, saat baru lahir Si Kecil belum bisa memahami kata-kata Anda, namun mendengar suara Anda bisa menjadi langkah awal untuk merangsang kemampuan mendengar dan mengenal suara-suara bagi Si Kecil. Inilah beberapa manfaat mendongeng untuk anak:

Namun ingat, hindari memberikan dongeng kepada anak melalui perantara teknologi. Contohnya, membiarkan anak menonton cerita melalui televisi atau mengunduh aplikasi dongeng pada gadget, lalu membiarkannya melihat dan mendengar cerita melalui layar. Karena Si Kecil perlu merasakan hubungan emosional dengan kata-kata yang diucapkan, jadi jauhi dongeng pada gadget. Usahakan Anda membacakannya langsung padanya. Selain itu, dongeng digital bisa membuat anak kehilangan daya imajinasi dan kemampuan berpikir karena dia hanya diberi sebuah tontonan saja.

Tips Menjadi Pendongeng yang Baik

Menjadi pendongeng merupakan hal yang mudah, apalagi jika dilakukan dengan rasa senang. Berikut ini adalah tips-tipsnya.

Awalnya mungkin Anda merasa tidak bersemangat mendongeng, terutama jika Si Kecil belum memahami apa-apa atau mungkin Anda sedang repot dengan berbagai pekerjaan rumah tangga, sehingga tidak memiliki waktu untuk mendongeng.

Namun, usahakan untuk meluangkan setidaknya 10 hingga 15 menit sehari untuk menceritakan sebuah kisah kepada anak Anda. Bisa dilakukan sebelum tidur siang, sebelum tidur pada malam hari, atau jika Anda dan Si Kecil memiliki waktu luang dan tidak sedang lelah. Yang terpenting, lakukan dengan senang agar Anda bisa total saat menyampaikan cerita. Selain itu, tularkan kebiasaan membaca padanya agar Si Kecil mengetahui bahwa membaca adalah hal yang menyenangkan, sehingga Anda bisa menjadi role model atau panutan yang baik baginya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *